Perubahan Nama Sertifikat Tanah

Image

Dalam rangka tindak lanjut Peraturan Bersama Menteri Keuangan dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 186/PMK.06/2009 dan Nomor  24 Tahun 2009 tentang Pensertifikatan Barang Milik Negara berupa Tanah pasal 2 bahwa BMN berupa tanah harus disertifikatkan atas nama Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kementerian Negara/Lembaga yang menguasai dan/atau menggunakan BMN tersebut, bagi satuan kerja yang BMN berupa Tanah sudah bersertifikat, namun belum sesuai ketentuan, maka bisa melakukan perubahan nama ke Kantor Pertanahan setempat, dengan menyertakan persyaratan sebagai berikut:

  1. Surat permohonan perubahan nama kepada Kepala Kantor Pertanahan setempat, contoh surat bisa klik di sini;
  2. Surat Kuasa dari Kepala Kantor/Kepala Satker (selaku KPB) kepada pegawai yang mengurus perubahan nama;
  3. Sertipikat asli;
  4. Cetakan Peraturan Bersama Menteri Keuangan dan Kepala Badan Pertanahan Nasional; dan
  5. Biaya perubahan nama + Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).

Demikian semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s